Telur Setengah Matang
Tepat di Kamis malam ini, aku merebahkan seluruh harap di atas sajadah. Menutup seluruh auratku dengan mukena putih satin pemberiannya. Hening mengalun dan sebulir-dua bulir air keran di wajahku ikut bersaksi bahwa tiada nikmat lagi yang dapat kudustakan selain seluruh berkat dan rahmat yang telah diberikan oleh sang pemilik semesta. Tepat satu saf di depanku, pria dengan helaian panjang menjutai di punggung mengucapkan kalimat takbir sembari mengangkat tangannya yang kokoh nan lembut. Terang malam kami turut menyuguhkan tontonan baru di hidupku. Untaian surat-surat pendek yang terdengar semakin meyakinkanku, aminku terjawab. Sebuah kamar dengan jendela kaca besar di hadapan serta aroma bunga terasa hangat memelukku. Tiada harum yang tak bermakna pada kejadian pagi tadi. Sebuah akad telah terlaksana. MELATI - melat saka njero ati . Kami bersujud dalam ketulusan, dari hati terdalam. Kami saling mencintai karenaMu, Tuhan. KANTIL - kanthi laku tansah kumanthil. Deng...